jalan jalan di palembang ,jembatan Ampera dan pulau kumero

Jalan jalan di Palembang, jembatan Ampera dan pulau Kemaro

Jembatan AmperaJalan jalan di Palembang menikmati indahnya malam di sungai Musi dan Pulau Kemaro. Ini adalah perjalan pertama saya ke Palembang Sumatera Selatan. Di Palembang yang terkenal adalah Jembatan Ampera dan makanan khas Palembang yaitu PEMPEK. Saat itu saya ikut acara makan malam saya yang kebetulan di adakan di salah satu restoran di tepi sungai Musi dengan latar belakang jembatan Ampera yang menjadi ikon kota Palembang dan kebanggan orang Palembang . Sejuknya udara malam di tepi sungai Musi dan warna-warni lampu hias jembatan Ampera membuat suasana menjadi indah  Palembang sendiri jembatan Ampera menjadi salah satu tempat kumpul yang favorit apalagi bagi saya Jembatan Ampera mempunyai sejarah yang panjang dan penting bagi bangsa Indonesia dan mempunyai peran penting di Palembang sebagai jembatan penghubung perekonomian seberang ulu dan Seberang ilir Palembang Sumatera Selatan. Jembatan Ampera ini menurut sejarah adalah proyek yang tertunda pemerintah jaman Belanda untuk menghubungkan daratan ulu dan daratan ilir. Jembatan ini oleh Walikota yang berkuasa saat itu Le Cocg de Ville pada tahun 1942 mencoba untuk direalisasikan, namun hingga akhirnya Belanda hengkang dari Indonesia jembatan ini.

Pulau Kemaro adalah daratan atau delta kecil di tengah sungai Musi yang telah di jadi cagar budaya oleh pemerintah Palembang sejak 2009.

Pulau Kemaro berjarak kira-kira 6 km dari jembatan Ampera dan 40 Km dari kota Palembang. Pulau Kemaro di sebut juga dengan pulau Cinta. Menurut cerita pulau ini terbentuk berkaitan dengan cerita Putri raja kerajaan Sriwijaya yang bernama Siti Fatimah yang dipersunting oleh saudagar dari Tionghoa yang bernama Tan Bun An di zaman kerajaan Sriwijaya. Namun kedua tewas tenggelam berserta seorang pengawalnya di sungai Musi karena saudagar tersebut membuang hadiah dari cina, dia tidak menyadari hadiah yang dibawanya ke Palembang adalah guci yang berisi emas untuk pernikahannya karena guci-guci tersebut ditutupi oleh sawi-sawi asin. Sejak saat itulah tempat tersebut di keramatkan. Saat ini pulau Kemaro terdapat Vihara cina (klenteng) dan di jadikan objek wisata di sungai Musi. Di Pulau ini juga ada pohon cinta yang dilambangkan dari cinta sejati antara dua bangsa dan dua budaya. Di Vihara ini terdapat makam Siti Fatimah dan Tan Bun An yang berdampingan. Kisah cinta mereka lah yang menjadi legenda di pulau ini.